![]() |
| (Source : Google Image dengan Editan Sendiri ) |
skip to main |
skip to sidebar
Pada hari Selasa, 29 Nopember 2011 kawasan disekitar Pontianak di terjang air pasang yang mengakibatkan banjir. Banjir tersebut menengangi beberapa ruas jalan di kota Pontianak dan rumah-rumah disekitarnya. Banjir tersebut mengakibatkan terganggunya arus transportasi serta aktivitas masyarakat sekitar.
Menjadi persoalan yang cukup rumit di permukiman padat penduduk adalah sampah. Berbagai jenis sampah dibuang secara sembarangan, baik pada selokan, parit, atau pun sungai. Akibatnya pada waktu hujan, tempat-tempat tersebut tersumbat akibat sampah itu sendiri dan ujung-ujungnya banjir menggenang. Belum lagi dampak dari sampah yang dibuang sembarangan itu dapat mengakibatkan polusi dan penyakit.
3. Masukkan kardus yang telah di modifikasi ke dalam keranjang sampah
4. Siapkan media pupuk yang sudah jadi ke dalam karung kira-kira 500 gram, sebagai media pemancing. Kemudian masukkan ke dalam kardus yang sudah di siapkan tadi.
5. Cincang sampah dapur berupa sayur-sayur, lalu aduk dengan media tadi. Untuk sampah dapur yang berminyak dapat dicuci terlebih dahulu dengan air sampai minyaknya berkurang, karena jika dipaksaka maka hasilnya kurang memuaskan karena mengandung minyak.
6. Aduk hingga merata. Jangan lupa tutup rapat media tersebut setiap kali diisi dengan sampah baru dan simpan ditempat yang kering dan sejuk. Kurang lebih 10 hari atau 15 hari pupuk sudah bisa dipanen, jangan lupa sisakan sebagian untuk merangsang pupuk. Supaya pupuk cepat kering, angin-anginkan ditempat yang kering kurang lebih satu hari dan akhirnya pupuk bisa dipakai.
7. Pupuk yang telah dipanen bisa untuk pupuk tanaman pot, sayur dan sebagainya.
Belakangan ini semua mata sedang tertuju kepada masalah yang
terjadi di Kalimantan Tengah. Hal tersebut adalah mengenai pembantai 750
orangutan oleh warga sekitar. Sungguh sangat memprihatinkan karena hal tersebut merupakan kejahatan yang luar biasa. The Centre for Orangutan Protection (COP) menemukan beberapa
wilayah populasi orangutan di Kalimantan menjadi pusat penyiksaan dan
pembantaian oleh pihak tertentu. Bahkan, pelakunya diduga melibatkan perusahaan
perkebunan dari negara asing. Mungkin menurut mereka orangutan adalah hewan yang menggangu perkebunan kelapa sawit di Kalimantan seperti hama. Dan menurut info-info yang beredar bahwa perusahaan-perusahaan tersebut sengaja memberikan hadiah sebesar Rp 1 Juta atau Rp 500 ribu untuk pihak yang berhasil menghabisi orangutan yang mendekat kelahan mereka.
Sejalan dengan isu tersebut, Kementrian Kehutanan melepas 6 orangutan jantan ke habitat aslinya dan Friends of Orangutan sendiri mendukung pelepasliaran 40
orangutan dewasa ke habitat asli mereka, serta membantu menyediakan perawatan
untuk kesejahteraan dari 330 orangutan di Pusat Perawatan OFI. Kita tahu, orangutan adalah hewan yang sekarang dilindungi oleh Undang-Undang 5
Tahun 1990 tentang sumber daya hayati dan ekosistemnya serta digolongkan
sebagai Critcally Endangered oleh IUCN. Indonesia adalah rumah bagi 90 persen spesies Orangutan. Sekitar 50 ribu sampai 60 ribu
hewan itu tinggal di hutan rimba.
Namun akibat pembabatan hutan yang bertujuan untuk dijadikan lahan kelapa sawit ataupun lahan-lahan yang dibuat untuk kepentingan pribadi, Orangutan berkonflik
dengan manusia. Hanya demi kepentingan pihak tertentu rumah bagi orangutan dibabat, bahyangkan seberapa sedihnya orangutan tersebut yang harus meninggalkan habitatnya dan kehilangan teman-teman mereka yang telah dibantai?
Pemerintah Pontianak berencana untuk mengembangkan potensi alam yang sudah ada. Salah satunya Sungai Kapuas yang telah menjadi tempat wisata air di Pontianak. Untuk mendukung hal tersebut Pemerintah berencana membangun tambatan perahu agar dapat memudahkan wisatawan berkunjung ke Sungai tersebut.
Sungai Kapuas adalah sungai yang terletak di
Kalimantan Barat yang memiliki panjang 1.143 dan didalamnya terdapat 300 jenis spesies ikan. Sungai ini juga merupakan lalu lintas air di Kalimantan Barat khususnya Pontianak serta menjadi sarana transportasi air bagi wisatawan dari luar Pontianak dan masyarakat Pontianak sendiri. Banyak rumah penduduk yang terletak di bagian kiri-kanan sungai dan terdapat beberapa tempat makan yang bisa membantu wisatawan luar Pontianak untuk lebih menikmati dalam mengexplorasi Sungai Kapuas itu sendiri. Jadi, para pembaca dapat menikmati wisata airnya sambil berwisata kuliner.
"Sekali Santo Paulus Tetap Santo Paulus"
Wednesday, November 30, 2011
Ulangan Umum Semester Ganjil 2011/2012
Minggu-minggu yang melelahkan telah dilewati dan sampailah kepada penghujung akhir semester ini dengan harus melewati Ulangan Umum dengan rasa yang menyenangkan. Oleh karena itu, mari berjuang bersama-sama dalam ulangan umum dan semoga sukses :)
Tuesday, November 29, 2011
Air Pasang Terjang Pontianak
![]() |
| Banjir lagi, Banjir lagi (Source : Pontianak Tribune News) |
Monday, November 28, 2011
Arwana si Mahal Pembawa Hoki
![]() |
| Arwana Super Red (Source : citraarowana.com ) |
Siapa yang
tidak mengenal ikan Arwana? Yap, ikan Arwana yang terdapat di penangkaran Ikan
Arwana yang terletak di Kecamantan Sungai Raya dan Sungai Ambawang merupakan
lokasi pilihan para penanam modal. Tapi sangat di sayangkan, tempat tersebut
bersifat tertutup yang berarti tidak bisa dikunjungi sebagai tempat wisata.
Ikan Arwana
konon katanya merupakan ikan mahal tapi membawa hoki bagi pemiliknya. Selain
itu, Provinsi Kalimantan Barat yang khususnya Kabupaten Kapuas Hulu merupakan tempat habitat ikan arwana tersebut. Ikan arwana memiliki banyak
jenis, seperti jenis Ikan Arwana Super Red yang sudah terkenal di seluruh dunia.
jenis, seperti jenis Ikan Arwana Super Red yang sudah terkenal di seluruh dunia.
![]() |
| Protected Species (Source : citraarowana.com) |
Ikan Arwana
tersebut sendiri dilindungi dan masuk daftar CITES (Convention of International
Trade on Endanger Species of Flora & Fauna) karena ketersediaannya di alam
sangat terbatas. Tetapi dengan izin khusus, arowana super red
telah dikembangbiakkan sejak lama di Pontianak dan bisa diperdagangkan secara
legal. Syaratnya si ikan naga harus disertai sertifikat dan microchip yang
tertanam dalam tubuhnya, sebagai penanda ikan hasil tangkaran. Perlu di ketahui,
ikan Arwana susah untuk dikembangbiakan. Dan lucunya, pada saat induk ikan
tersebut bertelur 40 butir, dan ikan jantannya akan mengeraminya didalam
mulutnya selama 50 hari.
Saturday, November 26, 2011
Membuat Pupuk Daur Ulang
Ada banyak cara untuk mengurangi intensitas sampah tersebut sehingga sampah tersebut tidak hanya dapat bertumpuk saja tetapi dapat dimanfaatkan. Salah satu caranya adalah memilah sampah yang dapat di daur ulang dan yang tak dapat di daur ulang. Sampah yang tidak dapat di daur ulang seperti plastik, kertas, dan sebagainya dan sampah yang dapat di daur ulang adalah sayuran, kayu, daun-daunan, dan sebagainya.
Beberapa langkah praktis untuk mendaur ulang sampah yang dapat di daur ulang itu adalah dengan membuat pupuk untuk tanaman, yang bisa dilakukan di rumah-rumah. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
| Tempat Sampah Berlubang Angin (Source : vianmtb) |
1. Siapkan keranjang sampah yang ada lubang anginnya
| Kardus dalam Tempat Sampah (Source : vianmtb) |
| Media Pemancing (Source : vianmtb) |
| Sampah Dapur yang telah bersih (Source : vianmtb) |
| Hasil Adukan (Source : vianmtb) |
| Pupuk Siap Digunakan (Source : vianmtb) |
Catatan : Jika pupuk berbau dan berair berarti pupuk gagal karena kemungkinan ada minyak dan air. Keringkanlah sampah organik tersebut dan bersihkan media penyimpannya, kemudian ulangi langkah diatas .
- Selamat Mencoba -
Monday, November 21, 2011
Selamatkan Orangutan Kalimantan
![]() |
| Protect My House! (Source : orangutan.org) |
![]() |
| Do not Kill me! (Source : images.google.com) |
Thursday, November 17, 2011
Sungai Kapuas Wisata Air yang Berpotensi
![]() |
| Sungai Kapuas (Source : dok. pribadi) |
| Jembatan Kapuas (Source : kapuas.com) |
Kalimantan Barat yang memiliki panjang 1.143 dan didalamnya terdapat 300 jenis spesies ikan. Sungai ini juga merupakan lalu lintas air di Kalimantan Barat khususnya Pontianak serta menjadi sarana transportasi air bagi wisatawan dari luar Pontianak dan masyarakat Pontianak sendiri. Banyak rumah penduduk yang terletak di bagian kiri-kanan sungai dan terdapat beberapa tempat makan yang bisa membantu wisatawan luar Pontianak untuk lebih menikmati dalam mengexplorasi Sungai Kapuas itu sendiri. Jadi, para pembaca dapat menikmati wisata airnya sambil berwisata kuliner.
Tuesday, November 15, 2011
Teknologi Layar Hemat Energi
| Global Warming (Source : www.langitselatan.com) |
Seiring berkembangnya zaman dari
waktu ke waktu membuat perubahan begitu besar bagi dunia yang meninggalkan
dampak yang besar tidak hanya pada sumber daya manusianya tetapi juga membawa
dampak yang besar pada lingkungan dan bumi yang dimana merupakan tempat kita
tinggal. Salah satu isu internasional sejak beberapa puluhan tahun lalu yang
menjadi fokus utama dari negara-negara yang ada di seluruh dunia adalah
pemanasan global (global warming).
Global warming menurut
situs Wikipedia (http://id.wikipedia.org) adalah suatu proses meningkatnya
suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Global warming dapat terjadi
dikarenakan beberapa faktor, salah satunya seperti meningkatnya emisi gas
karbon atau lebih dikenal dengan nama efek rumah kaca serta menipisnya lapisan
ozon.
Bumi dapat memproduksi gas karbon secara
alamiah dengan kadar yang rendah. Tetapi, saat ini gas karbon yang di hasilkan
sangat berlebihan yang mengakibatkan energi matahari yang tidak dimanfaatkan
oleh bumi tersimpan di permukaan bumi. Karena pada dasarnya, gas karbon
memiliki sifat alami untuk menahan energy yang melewatinya. Keadaan ini terjadi
terus menerus sehingga mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus
meningkat.
Selain karena produksi gas
karbon yang melebihi ambang batas, bocornya lapisan ozon sungguh membahayakan
bagi umat manusia dimana nantinya sinar matahari akan langsung terpancarkan
kebumi tanpa adanya lapisan ozon itu yang kita tahu sinar tersebut adalah
radiasi ultraviolet. Hal tersebut dapat memacu timbulnya penyakit yang
berbahaya, yang bernama kanker kulit.
| AMOLED (Source : en.wikipedia.com) |
Berbagai cara telah dilakukan
oleh beberapa pihak untuk mengurangi efek dari global warming itu. Salah
satunya beberapa perusahaan yang bergerak dalam pembuatan inovasi tentang
teknologi yang ramah lingkungan. Belakangan ini tidak asing bagi dunia
teknologi gadget, mengenai AMOLED. AMOLED merupakan singkatan dari Active Matrix Organic Light-Emitting Diode. AMOLED
adalah teknologi layar yang digunakan untuk smartphone dan televise era ini
serta media player dan dan kamera digital. AMOLED sendiri adalah perkembangan
dari teknologi OLED dan TFT LCD konvensional.
Teknologi ini tentunya lebih
hemat energy, ringan, murah, cepat serta dapat di aplikasikan ke layar yang lebih
besar (Misalnya : 40 inch). Layarnya juga lebih tipis karena layarnya tidak
memerlukan layer untuk menghasilkan cahaya. Dan perkembangan dari layar AMOLED
itu sendiri adalah Super AMOLED, dimana lebih hemat listrik 20% dari layar
AMOLED, teks/gambar pada layar Super AMOLED dapat dibaca dibawah sinar matahari
langsung dan mengurangi 80% refleksi cahaya, 20% lebih cerah dan lebih tipis.
Selain perkembangan layar, banyak
lagi teknologi-teknologi yang dibuat menjadi barang yang berteknologi hemat energy.
Beberapa perusahaan yang bergerak di bidang teknologi juga membuat suatu
trobosan dengan mendaur ulang produk lamanya, seperti pada casing laptop
ataupun handphone zaman sekarang.
Copyright (c) 2012 Alamku Rumahku - SMA Santo Paulus Pontianak and Powered by Blogger.






